Detail Cantuman Kembali

XML

analisis infeksi pada hepatopankreas udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang terserang enterocytozoon Hepatopenaei (EHP) di tambak labuhan sangoro, kecamatan maronge, kabupaten sumbawa, provinsi nusa tenggara barat


Enterocytozoon hepatopenaei (EHP) merupakan patogen mikrosporidia yang menyerang hepatopankreas udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan menyebabkan perlambatan pertumbuhan yang signifikan dalam budidaya intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas infeksi EHP pada hepatopankreas udang vaname serta mengkaji perbedaan tingkat infeksi berdasarkan jumlah spora dan kondisi lingkungan di dua kolam berbeda, yaitu kolam C13 dan C14 di Tambak Labuhan Sangoro, Kabupaten Sumbawa, NTB. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui uji PCR dan mikroskopis. Sampel udang diambil setiap 10 hari (DOC 40–70) sebanyak 10 ekor per kolam, dengan 4 ekor diuji PCR dan 6 ekor diamati mikroskopis. Hasil PCR menunjukkan adanya peningkatan jumlah udang positif terhadap EHP seiring bertambahnya umur. Pengamatan mikroskopis menunjukkan bahwa kolam C13 mengalami infeksi berat sejak DOC 40 dan terus meningkat, sedangkan kolam C14 mengalami peningkatan infeksi dari kategori ringan menjadi berat pada DOC 70. Rata-rata jumlah spora di kolam C13 lebih tinggi dibandingkan kolam C14. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata intensitas antara kedua kolam tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Faktor kualitas air seperti kadar amonia, nitrit, dan oksigen terlarut turut memengaruhi intensitas infeksi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya deteksi dini, pemantauan berkala, serta manajemen kualitas air yang tepat dalam mengendalikan penyebaran EHP di tambak udang intensif.
625.25.24 Meg a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
xii, 72 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...